Membangun Generasi Cinta Literasi lewat “Parents Sharing Session”

Parent's Sharing Session - Papa Ara berbagi pengalaman caranya mengendarai pesawat drone.

Rahayu Montessori School – Pendidikan anak usia dini (Preschool) bukan hanya tentang apa yang terjadi di dalam kelas antara guru dan murid. Lebih dari itu, keberhasilan belajar anak sangat ditentukan oleh kuatnya jembatan komunikasi antara sekolah dan rumah.

Menyadari pentingnya kolaborasi ini, selama tahun ajaran tahun 2025-2026 lalu Rahayu Montessori School pada program Preschool telah mengadakan kegiatan Parents Sharing Session (Sesi Berbagi Orang Tua) selama 8 bulan berturut-turut. Menariknya, salah satu fokus utama yang diangkat dalam program ini adalah meningkatkan kemampuan serta motivasi literasi dasar anak sejak dini dengan cara yang sangat unik: mengundang orang tua secara bergantian untuk menjadi “guru tamu” di kelas. Masing-masing orang tua berbagi sesuai dengan tema yang sedang berjalan setiap triwulannya. Tentu sekolah memiliki misi yang sangat jelas dan terarah yaitu meningkatkan cinta literasi dari berbagai pengalaman-pengalaman para orang tua. Setiap orang tua memiliki gaya presentasi yang khas masing-masing sehingga anak-anak dapat menambah kekayaan kosakata serta belajar menghadapi perbedaan cara penyampaian informasi. 

Giliran Orang Tua Berbagi: Meningkatkan Motivasi Literasi

Dalam program ini, orang tua mendapatkan kesempatan bergiliran untuk berkunjung ke sekolah dan mengisi sesi berbagi berdasarkan tema atau keahlian masing-masing. Ada orang tua yang datang untuk berbagi informasi tentang profesi mereka, membagikan pengalaman menarik, hingga membacakan cerita (dongeng) favorit atau mengajak anak untuk melakukan eksperimen tentang terjadinya fenomena alam. 

Kehadiran sosok yang mereka kenal akrab di depan kelas membawa suasana baru yang menyegarkan. Format ini terbukti sangat efektif untuk meningkatkan motivasi literasi anak. Ketika anak-anak melihat orang tua berinteraksi aktif melalui gambar dengan bercerita dengan ekspresif, dan berbagi informasi, mereka akan melihat bahwa bercerita dan berkomunikasi adalah hal yang menyenangkan dan penting. Orang tua secara langsung menjadi teladan (role model) literasi yang nyata bagi anak-anak.

Rasa Bangga dan Percaya Diri yang Tumbuh di Hati Anak

Manfaat luar biasa lainnya dari kunjungan orang tua ini melampaui bidang akademis. Saat orang tua mereka mendapat giliran datang untuk berbagi dan bercerita, ada binar kebahagiaan yang berbeda di mata sang anak.

Anak akan merasa sangat percaya diri dan bangga melihat ayah atau bundanya berdiri di depan teman-temannya. Momen ketika orang tua meluangkan waktu di tengah kesibukan untuk hadir di dunia mereka (sekolah) memberikan pesan emosional yang mendalam bagi anak: “Aku berharga, dan sekolahku adalah tempat yang penting bagi keluargaku.” Rasa bangga inilah yang meningkatkan harga diri (self-esteem) anak dan membuat mereka lebih semangat untuk belajar.

Wadah Bertukar Ide Antar-Orang Tua

Selain interaksi langsung di dalam kelas, Parents Sharing Session juga menjadi ruang bagi sesama orang tua untuk saling menguatkan. Mengembangkan literasi anak usia dini tidak bisa dilakukan dengan paksaan, melainkan harus lewat metode yang interaktif dan menyenangkan.

Diharapkan para orang tua dapat saling bertukar ide kreatif. Mulai dari cara menghadapi anak yang cepat bosan saat dibacakan buku, tips membuat pojok baca yang nyaman di rumah, hingga menggunakan boneka tangan agar aktivitas mendongeng sebelum tidur terasa lebih hidup.

Menuju Masa Depan Cinta Literasi di Kehidupan Sehari-hari

Meningkatkan kemampuan literasi anak usia preschool tidak bisa dilakukan secara instan, namun dampaknya akan dirasakan seumur hidup. Anak yang memiliki kemampuan literasi dan rasa percaya diri yang baik cenderung lebih mandiri, komunikatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui program Parents Sharing Session, kita tidak hanya sedang mengajarkan anak membaca buku. Kita—sebagai orang tua dan pendidik—sedang bekerja sama menuliskan bab pertama dari kisah sukses dan kebahagiaan masa depan mereka.

Mari terus bergandengan tangan, bergantian memberikan inspirasi, dan menjadi bagian dari perjalanan indah tumbuh kembang generasi penerus kita. 

Ditulis oleh Miss Nurma