Memaknai Kelulusan Bukan Sekedar Memakai Toga

End Year Performance (EYP) menjadi momen penuh haru untuk merayakan kelulusan anak-anak yang telah menyelesaikan perjalanan belajarnya di Rahayu Montessori School.

Kami memang tidak mengadakan prosesi wisuda secara seremonial seperti mengenakan baju toga. Kami percaya bahwa bagi anak usia Taman Kanak-Kanak, makna kelulusan yang sesungguhnya bukanlah pada perayaan sesaat tersebut, melainkan pada proses panjang yang mereka lalui. 

Oleh karena itu, setiap anak diberikan ruang untuk merayakan kelulusannya dengan cara yang paling bermakna bagi mereka, salah satunya melalui pembuatan sebuah projek akhir sekolah yang bernama Projek Literasi. Dalam projek ini, anak-anak diberi kesempatan untuk mengeksplorasi minat mereka, yang dapat diwujudkan dalam bentuk literasi karya sastra, literasi karya seni, maupun literasi karya ilmiah. Sesungguhnya, melalui proses pengerjaan projek inilah persiapan menuju jenjang Sekolah Dasar (SD) itu dilakukan. 

Secara mental, anak-anak telah membangun kesiapan diri mereka sejak mulai mengerjakan projek ini, setahun penuh sebelum hari kelulusan tiba. Puncak dari perjalanan panjang ini adalah ketika karya tersebut dipresentasikan secara langsung pada acara End Year Performance di hadapan seluruh orang tua. Projek ini pada akhirnya bukan sekadar tugas, melainkan sebuah karya yang menjadi jejak kenangan berharga—tidak hanya bagi diri mereka sendiri, tetapi juga bagi orang tua, teman-teman, dan para guru yang telah mendampingi. 

Tahun ini ada 2 lulusan yang masing-masing memilih projek literasi karya sastra. Raga Nuwani memilih untuk membuat sebuah puisi sebagai ungkapan terima kasih kepada keluarga, guru, dan teman-teman yang telah menemani hari-harinya di sekolah. Sementara itu, Daneen Nuha Akiranda membuat karya sastra cerita pendek yang tentang kesehariannya di Rahayu Montessori School, mengenang berbagai kegiatan dan momen yang paling ia sukai selama menjadi murid Rahayu. 

Raga Nuwani saat membacakan karya puisinya.
Daneen Nuha Akiranda saat membacakan karya sastra berupa cerita Pendek.

Kedua lulusan tahun ini masing-masing membacakan projek literasi mereka masing-masing pada pada momen EYP di depan orang tuanya masing-masing dan seluruh orang tua murid Rahayu Montessori School.  

Melihat anak-anak berdiri dengan percaya diri di atas panggung mengingatkan kami bahwa tujuan pendidikan bukan hanya tentang apa yang mereka ketahui, tetapi juga bagaimana mereka berani menyampaikan apa yang telah mereka pelajari. End-Year Performance menjadi bukti bahwa setiap proses belajar, sekecil apa pun, layak dirayakan.

Teruslah bertumbuh, teruslah berkarya, dan teruslah menjadi versi terbaik dari diri kalian. Sampai jumpa di End Year Performance berikutnya. 

Ditulis oleh Ms Fany